Wednesday, December 12, 2012

EMBUN DI ATAS DAUN

Butiran embun hendak menghunjam ke tanah yang tandus. Bersiap memberikan pengharapan kepada rumput liar yang dehidrasi.


Embun sering kita lihat di setiap pagi atau sore hari di pujuk daun. Terbentuknya embun ini disebabkan karena uap air kehilangan panas,  sehingga berubah menjadi fasa cair. Suhu panas permukaan objek ini membuat uap air di sekitarnya tetap berada dalam fasa gas. Pada siang hari, permukaan objek akan menyerap panas dari matahari.  Ketika permukaan objek mendingin dengan cara meradiasikan panasnya, uap air di atmosfer akan mengembun. Proses pembentukan embun tidak terbatas terjadi hanya saat malam hari dan di luar ruangan saja. Pengembunan juga terjadi ketika kacamata beruap di ruangan yang hangat dan lembab, gelas minuman yang dingin atau dalam proses industri. Namun, dalam kasus ini biasanya digunakan istilah kondensasi.
Foto : Elisa
Lalu setiap fase apa sih embun itu terbentuk?. Embun akan terbentuk dengan baik pada malam hari yang cerah dan tenang. Angin yang bertiup saat fase itu tidak akan terciptanya embun pada pagi hari nanti. Baru akan mengeluarkan embun lagi ketika matahari bersinar kembali dan memanaskan permukaan objek-objek, embun akan menguap kembali. Ketika suhu cukup rendah, embun akan berbentuk es, bentuk ini disebut embun beku. Embun beku biasanya merupakan pola dari kristal-kristal es yang terbentuk dari uap air di atas rumput, daun, dan benda-benda lainnya. Embun beku terbentuk terutama pada malam yang dingin dan tak berawan ketika suhu udara di bawah 0 derajat Celcius yang merupakan suhu titik pembekuan air. 
Foto       : Elisa
Lokasi    : Jatimulyo : Halaman Rumah

No comments:

Post a Comment